Penyusunan Karya Ilmiah - B. Indonesia

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kehadirat  Allah SWT penulis  panjatkan  atas segala  limpahan  rahmat dan  karunia-Nya yang  telah  diberikan, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah "Penyusunan Karya Ilmiah" ini. Penulis berharap makalah ini dapat menambah wawasan ilmu  pengetahuan terutama bagi  penulis, mahasiswa dan  pembaca pada umumnya. Makalah   "Penyusunan  Karya  Ilmiah"  ini  terdiri   dari   3  pembahasan,  yaitu   tentang pengertian,  ciri,  jenis,  sistematika,  dan  juga  langkah-langkah  dalam  penulisan  karya ilmiah.

 

Penulis menyadari betul bahwa penulisan makalah ini jauh dari sempurna, terutama dari  segi  tatakalimat  dan  bahasanya.  Untuk  itu  kritik  dan  saran yang  membangun (konstruktif) dari semua pihak  sangat diharapkan untuk  kesempurnaan isi makalah ini. Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak  yang  telah  membantu dalam penyelesaian makalah ini.

 

Lamongan, 4 Mei 2021

 

 

 

 

Penulis


 


 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR.................................................................................................................. ii DAFTAR ISI ............................................................................................................................. iii BAB I PENDAHULUAN............................................................................................................. 1

A. Latar Belakang ............................................................................................................ 1

 

B. Rumusan masalah ...................................................................................................... 1

 

C. Tujuan Penulisan ........................................................................................................ 2

 

BAB II PEMBAHASAN  ............................................................................................................. 3

 

A. Pengertian Karya Ilmiah ............................................................................................. 3

 

B. Ciri Karya Ilmiah .......................................................................................................... 3

 

C. Jenis Karya Ilmiah........................................................................................................5

 

D. Sistematika Karya Ilmiah.............................................................................................6

 

E. Langkah  Menulis Karya Ilmiah....................................................................................8

 

F. Bahasa Karya Ilmiah...................................................................................................10

 

G. Contoh  Karya Ilmiah..................................................................................................11

 

BAB III PENUTUP ...................................................................................................................13

 

Kesimpulan ............................................................................................................................13

 

Saran.......................................................................................................................................13

 

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................14





BAB  I

 

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

 

Karya ilmiah merupakan hasil tulisan yang  menuruti suatu aturan tertentu. Aturan tersebut  biasanya merupakan suatu persyaratan tata  tulis yang  telah  dibakukan oleh masyarakat  akademik.  Secara umum,  proses penulisan  karya  ilmiah  dilakukan  dalam tiga tahapan, yaitu : tahap prapenulisan, tahap penulisan, dan tahap perbaikan.

 

Sebagai hasil penelitian atau  kegiatan ilmiah setiap karangan ilmiah mengandung komponen adanya  masalah  yang  menjadi  topik  karangan ilmiah  itu.  Adanya  tujuan penelitian,  metode  penelitian,  teori   yang   dianut,  objek   penelitian,  instrumen  yang digunakan, dan  adanya hasil penelitian yang  diperoleh. Setelah kaidah  ditemukan dan dirumuskan, kegiatan penelitian harus diwujudkan dalam bentuk  laporan. Hal ini dimaksudkan   karena  sasaran   akhir   penelitian   adalah   mengkomunikasikan   hasil penelitian  pada khalayak  terkait.  Oleh karena itu,    menulis  laporan  merupakan tahap akhir yang penting dalam penelitian, karena menulis laporan merupakan proses komunikasi  yang  membutuhkan  adanya  pengertian  yang  sama  antara penulis  dan pembaca.

Jadi, dapat disimpulkan belajar  menulis karya ilmiah itu sangat penting. Supaya di setiap proses dan tahapannya sesuai dengan aturan yang berlaku.  Selain itu, pentingnya belajar     menulis   karya    ilmiah    juga    dapat   memperjelas   sasaran   atau     tujuan dilaksanakannya penelitian sehingga dalam pembahasannya dapat disampaikan secara tepat dan mudah dipahami oleh pembaca. Sehingga kami membuat makalah penulisan karya ilmiah ini sebagai bahan pembelajaran.

 

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian karya ilmiah?

2. Apa ciri-ciri karya ilmiah?

3. Apa jenis karya ilmiah?

4. Apa sistematika karya ilmiah?

5. Bagaimana langkah menulis karya ilmiah?

6. Bagaimana bahasa karya ilmiah?

7. Apa contoh karya ilmiah?


C.  Tujuan Penulisan

 

1. Mengetahui pengertian karya ilmiah

2. Mengetahui ciri karya ilmiah

3. Mengetahui jenis dan sistematika karya ilmiah

4. Mengetahui langkah menulis karya ilmiah

5. Mengetahui bahasa karya ilmiah

6. Mengetahui contoh karya ilmiah



BAB II

 

PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Karya Ilmiah

 

Pengertian dari  Karya  Ilmiah adalah karya  tulis yang  dibuat  untuk  memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah   berisikan  data,  fakta,  dan   solusi  mengenai  suatu  masalah  yang   diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan  secara runtut  dan sistematis.

Ada  berbagai  jenis  karya  ilmiah,  antara lain  laporan  penelitian,  makalah  seminar atau   simposium, dan  artikel  jurnal  yang  pada dasarnya kesemuanya itu  merupakan produk   dari  kegiatan  ilmuwan.   Data,  simpulan,  dan  informasi  lain  yang  terkandung dalam karya  ilmiah  tersebut dijadikan  acuan bagi  ilmuwan  lain  dalam melaksanakan penelitian atau  pengkajian selanjutnya.

 

B. Ciri Karya Ilmiah

Hal yang harus dipahami mengenai karya ilmiah ialah ciri-cirinya, yaitu meliputi :

1. Reproduktif

Artinya karya  ilmiah ditulis oleh  peneliti  atau  penulis harus diterima dan  dimaknai oleh  pembacanya sesuai dengan makna yang  ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami konten dari karya ilmiah.

 

2.Tidak Ambigu

Ciri ini ada  kaitannya dengan reproduktif. Sebuah karya  ilmiah harus memberikan pemahaman secara detil dan tidak dikemas dengan bahasa yang tidak membingungkan. Dengan  begitu, maksud dari karya ilmiah itu bisa langsung diterima oleh pembacanya.

 

3. Tidak Emotif

Artinya, karya ilmiah ditulis tidak melibatkan aspek perasaan dari penulisnya. Sebab, karya  ilmiah  harus memaparkan fakta  yang  didapatkan dari  hasil analisis penelitian, bukan  dari perasaan subjektif dari penulisnya.

 

4. Menggunakan Bahasa Bak

Menggunakan bahasa baku  agar  mudah dipahami.  Penggunaan bahasa baku  itu meliputi   setiap   aspek  penulisannya.   Mulai   dari   penulisan   sumber,   teori,   hingga penulisan kesimpulan. Ketidakbakuan pada tulisan karya  ilmiah  hanya  akan  membuat pembacanya bingung  dan  apa  yang  ingin  disampaikan dalam tulisan tidak  dipahami pembaca.

 

5. Menggunakan Kaidah Keilmuan

Penulisan  karya  ilmiah  harus  menggunakan kaidah   keilmuan  atau   istilah-istilah akademik dari bidang  penelitian si penulis. Hal itu bertujuan untuk  menunjukkan bahwa peneliti  atau  penulisnya memiliki  kapabilitas pada bidang  kajian  yang  dibahas dalam karya  ilmiah. Penggunaan kaidah  atau  istilah ilmiah itu juga  menjadi takaran seberapa ahli peneliti pada bidang  keilmuannya.

 

6. Bersifat Dekoratif

Artinya penulis  karya  ilmiah  harus menggunakan istilah  atau  kata  yang  memiliki satu makna. Rasional artinya  penulis harus menonjolkan keruntutan pikiran yang  logis dan kecermatan penelitian. Kedua hal itu penting karena karya ilmiah harus bisa menyampaikan  maksud dari  penelitian  yang  dilakukan   oleh  penulis  tanpa membingungkan.

 

7. Terdapat Kohesi

Artinya karya  ilmiah harus memiliki kesinambungan antar  bagian dan  babnya dan bersifat straight forward  maksudnya ialah tidak bertele-tele atau  tepat sasaran. Sebuah karya   ilmiah   setiap  bagian  atau   babnya  harus  memiliki   alur   logika   yang   saling bersambung. Selain  itu, penyampaiannya harus tepat sasaran dengan apa  yang  ingin disampaikan.

 

8. Bersifat Objektif

Karya ilmiah harus bersifat objektif. Hal ini sangat penting karena karya ilmiah tidak dibuat  berdasarkan perasaan penulisnya. Karya ilmiah  harus menunjukkan fakta-fakta dan data-data dari hasil analisisnya. Jadi, tidak memiliki kecondongan subjektifitas.

 

9. Menggunakan Kalimat Efektif

Penulisan  karya   ilmiah   harus  menggunakan  kalimat   efektif.   Ciri  ini  berkaitan dengan semua ciri sebelumnya. Tujuan  penggunaan kalimat  dalam karya  ilmiah  agar pembaca  tidak    dipusingkan   dengan   penggunaan   kalimat    yang    berputar-putar. Penggunaan kalimat  seperti itu hanya  akan membuat pembaca bingung.


C. Jenis Karya Ilmiah

 

1. Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah juga masuk ke dalam kategori karya tulis yang sifatnya ilmiah, sesuai dengan namanya. Artikel ini sendiri merupakan tulisan yang  berisi tentang opini  dari penulisnya, yang didasarkan pada suatu peristiwa.

 

2. Makalah

Jenis yang  kedua  adalah makalah, dan  sama seperti artikel ilmiah karya  tulis satu ini juga jamak  dijumpai.  Makalah  sendiri memiliki pengertian sebagai sebuah karya tulis yang isinya mengulas mengenai data di lapangan yang sifatnya empiris.

 

3. Tesis

Tesis merupakan salah satu karya  ilmiah  yang  wajib  disusun oleh  mahasiswa di program  Magisters  atau   S2.  Sifatnya   wajib,  karena  akan   menjadi  penentu  apakah mahasiswa tersebut akan lulus kuliah atau  sebaliknyaTesis  sendiri  memiliki  pengertian  sebagai  sebuah  karya   ilmiah  yang   di  dalamnya menguak suatu pengetahuan baru secara empiris sekaligus teoritis.

 

4. Skripsi

Jika tesis merupakan karya tulis ilmiah yang  ditujukan  untuk  mahasiswa Magister atau  S2.  Maka  untuk  mahasiswa S1  wajib  menulis atau  menyusun skripsi yang  juga didasarkan pada hasil penelitianSkripsi sendiri memiliki definisi sebagai karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian yang  memiliki  ruang  lingkup  lebih  kecil.  Namun  diharapkan bahkan diwajibkan  untuk mampu membahas secara tajam  dan mendalam.

 

5. Disertasi

Bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan doktoral yakni S3 maka  untuk mendapatkan status  kelulusan  dan  memperoleh  gelar  Doktor.  Wajib  menyelesaikan penyusunan karya tulis ilmiah bertajuk disertasiDisertasi adalah merupakan karya  tulis yang  disusun dari temuan original  dari penulis melalui  kegiatan penelitian. Bisa juga diartikan  sebagai karya ilmiah yang memaparkan temuan penulis dari suatu pendapat yang kemudian dibuktikan secara ilmiah.

 

6. Paper

   Paper menjadi  salah  satu jenis  karya tulis ilmiayang juga sangat populer   di


kalangan mahasiswa. Selain makalah, dosen sering memberi tugas dalam bentuk  paper. Meskipun masuk karya  ilmiah  namun penyusunan data  dan  fakta   didalamnya tidak terikat  oleh bab dan sub bab. Isinya pun biasanya sedikit dan hanya  terdiri dari beberapa lembar saja.

 

7. Kertas Kerja

 

Kertas kerja  juga  termasuk jenis karya  tulis ilmiah  yang  mirip  dengan makalah, namun isinya memaparkan suatu hal melalui  analisis yang lebih mendalam. Istilah lain untuk menyebut karya tulis ini adalah work paper.


D. Sistematika Karya Ilmiah

 

Bab I Pendahuluan

 

1.Latar belakang masalah

 

Uraian singkat, jelas dan logis dari suatu kegiatan ilmiah untuk menjelaskan alasan teoritik  serta faktual  mengapa permasalahan tersebut perlu  dijawab  melalui  kegiatan penelitian.

 

2.Rumusan masalah

 

Pertanyaan  kritis  atau    argumentasi  yang   fleksibel  yang   diambil   intinya   dari pernyataan  umum    dari   masalah   peneltian,   sebagaimana   tercantum  dalam   latar belakang  masalah.  Rumusan masalah  selalu  dibuat   dalam  bentuk   pertanyaan yang dapat dioperasikan dalam suatu penelitian.

 

3.Tujuan  penelitian

 

Adalah  uraiuan singkat serta jelas tentang tujuan  apa  yang  hendak dicapai dalam penelitian tersebut.

 

4.Manfaat penelitian

 

Uraian   tentang  hasil   karya    ilmiah   apa    saja   yang    diunggulkan   dan    dapat disumbangkan dari hasil penelitian.


Bab II Kerangka  teori

 

1.Landasan teori

 

Adalah  seperangkat konsep batasan dan  proposisi yang  dapat menyajikan suatu pandangan sistematis, tentang fenomena dalam penelitian dengan merinci  hubungan antar  variabel  yang bertujuan menjelaskan serta memprediksikan fenomena tersebut.

 

2.Hipotesis penelitian

 

Adalah kesimpulan sementara kerangka pemikiran seorang peneliti.

 

 

 

 

Bab III Metode penelitian

 

1. Jenis penelitian

 

a. Dari tujuan  dasarnya

 

b. Dari tempat pelaksanaan penelitian c. Dari tujuan  umumnya

d. Dari sifat2 masalahnya

 

e. Dari ruang  lingkup pengujiannya

 

2. Definisi konsep dan Operasional Variabel

 

Definisi konsep adalah konseptual tentang variable  penelitian sedangkan definisi operasional variabel  yang  berisi penjelasan secara sistematik dan  operasional tentang bagaimana mengukur variabel penelitian.

 

3. Populasi dan sampel penelitian

 

Populasi adalah keseluruhan dari  subjek penelitian yang  akan  diteliti  sedangkan sampel adalah sebagian subjek penelitian yang dijadikan  penelitian.

 

4. Jenis, sumber dan teori pengumpulan data

 

Uraian lengkap dan jelas tentang jenis data yang digunakan dalam penelitian, serta bagaimana cara  mengumpulkan data tersebut.

 

5. Teknik analisis/pengujian data

 

Penjelasan tentang bagaimana caranya pengolahan serta penganalisisan data penelitian dilakukan.


 

 

Bab IV Pembahasan penelitian

 

1. Gambaran umum  objek peneltian

 

Uraian secara umum  objek penelitian yang akan diteliti.

 

2. Deskripsi hasil penelitian

 

Uraian hasil penelitian berdasarkan hasil data yang diperoleh dari lapangan.

 

3. Pengujian hipotesis

 

Uraian  pemaparan data yang  diperoleh  dari  lapangan  penelitian  untuk  menguji apakah  data  yang   didapat  itu   mendukung  hipotesis  yang   ada   atau    tidak.   Jika mendukung berarti  diterima jika tidak berarti  sebaliknya.

 

4. Interpelasi hasil pengujian hipotesis

 

Bab V Penutup

 

1. Daftar pustaka

 

· Kesimpulan

 

· Saran

 

2. Lampiran

 

 

 

 

E. Langkah  Menulis Karya Ilmiah

 

1.Menentukan masalah atau  topik

 

Yaitu dengan dengan cara  memilih secara teliti panduan pertanyaan.

 

2.Pengumpulan Informasi

 

Prinsip-prinsip dasar yang  harus diperhatikan sehubungan dengan pengumpulan informasi adalah:

 

-Evaluasi instrumen, untuk mendapatkan data yang lebuh akurat dan konsisten.

 

-Evaluasi terhadap sumber, untuk mempertanggungjawabkan data.

 

-Penulis harus menentukan apakah data yang diperlukan dalam menulis karya tulis


ilmiah berupa data primer, sekunder atau  gabungan dari keduanya.

 

-Pembuatan catatan, untuk memudahkan pencatatan dan pencarian kembali informasi yang telah dicatat.

3.Survei Lapangan

 

Melakukan pengamatan atas obyek  yang  diteliti. Menetapkan masalah dan  tujuan yang akan diteliti dan dijadikan  karya ilmiah.

 

4.Membangun Bibliografi

 

Bibliografi berarti  kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau   pustaka yang  telah  diterbitkan, yang  tersusun secara sistematik berupa daftar menurut aturan yang dikehendaki.

 

5.Menyusun Hipotesis

 

Menyusun  dugaan-dugaan  yang  menjadi  penyebab dari  obyek  penelitian  Anda. Hipotesis  ini  merupakan  prediksi  yang   ditetapkan  ketika   Anda   mengamati  obyek penelitian

 

6.Menyusun Rancangan Penelitian

 

Menyusun  rancangan  penelitian  sebagai  langkah  ketiga   dari   langkah-langkah menulis karya ilmiah. Ini merupakan kerangka kerja bagi penelitian yang dilakukan.

 

7. Melaksanakan percobaan berdasarkan metode yang direncanakan

 

Merupakan kegiatan nyata  dari  proses penelitian dalam bentuk  percobaan terkait penelitian yang dilakukan. Anda lakukan  percobaan yang signifikan dengan obyek penelitian.

 

8. Melaksanakan pengamatan dan pengumpulan data

 

Setelah melakukan percobaan atas obyek  penelitian dengan metode yang direncanakan,   maka    selanjutnya   Anda   melakukan   pengamatan   terhadap   obyek percobaan yang dilakukan  tersebut.

 

9. Menganalsis dan menginterpretasikan data

 

Menganalisa dan  menginterpretasikan  hasil  pengamatan yang  sudah dilakukan. Anda   coba  untuk    menginterpretasikan   segala   kondisi   yang    terjadi    pada  saat pengamatan. Di langkah inilah Anda  mencoba untuk  meneliti  dan  memperkirakan apa


yang terjadi dari pengamatan dan pengumpulan data.

 

10. Merumuskan kesimpulan dan atau  teori

 

Merumuskan kesimpulan atau  teori mengenai segala hal yang terjadi selama percobaan, pengamatan, penganalisaan dan penginterpretasian data.

 

F. Bahasa Karya Ilmiah

 

Ragam   bahasa ilmiah  yang  digunakan dalam karya  tulis ilmiah  harus mengikuti kaidah     tata     bahasa   Indonesia   dan    pedoman   ejaan     bahasa   Indonesia   yang disempurnakan. Tujuan  dalam  penulisan  ini adalah  mendeskripsikan  ciri-ciri  bahasa ilmiah  dalam karya  tulis ilmiah, khususnya artikel  ilmiah, serta melihat implementasi penggunaan  tata   bahasa  Indonesia  dalam  atikel   ilmiah.  Analisis  penggunaan  tata bahasa dalam artikel ilmiah pada tulisan ini dilakukan  dengan analisis pustaka. Sebagai alat   bantu  untuk   mendeskripsikan  bahasa  ilmiah,  digunakan  kaidah   tata   bahasa Indonesia  sesuai  dengan  aturan  berbahasa  yang   ditetapkan  oleh   Pusat  Bahasa Indonesia, yaitu  Tata  Bahasa Baku  Bahasa Indonesia, Ejaan  Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, dan  Kamus Besar Bahasa Indonesia. Standar berbahasa  yang  perlu diperhatikan dalam ragam bahasa ini meliputi pemilihan kata  yang tepat, kalimat  efektif, kepaduan paragraf, dan  pedoman penulisan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dalam artikel ilmiah, masih dapat ditemui  penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan standar aturan berbahasa Indonesia.

 

Ragam  bahasa karya ilmiah diantaranya sebagai berikut :

 

1. Bahasa yang digunakan adalah bahasa baku. Penulisannya disesuaikan dengan EYD.

 

2. Menggunakan istilah-istilah ilmiah yang relevan  dengan bahasan karya ilmiah.

 

3. Memilih kalimat  yang efektif, sehingga dapat menyampaikan gagasan secara singkat dan jelas.

 

4.   Hubungan  setiap   masalah,   penyelesaian,   pencegahan  dan   sebagainya   saling berkesinambungan.

 

5. Hindari berbahasa ambigu atau  memiliki pengertian lain sehingga sulit dipahami.

 

6. Menggunakan kalimat  pasif dari kalimat  aktif.

 

7. Konsisten  terhadap tema yang  dibahas,  juga  dengan hal  yang  dituliskan  dari  awal hingga  akhir.


G. Contoh  Karya Ilmiah

 

"Bahaya Internet Bagi Remaja" BAB  I

Pendahuluan

 

1. Latar Belakang Masalah

 

Internet saat ini sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan  remaja.  Memang internet  cukup   membantu dalam  menyelesaikan  banyak pekerjaan.  Akan  tetapi  ternyata internet  pun  tidak  terlepas  dari  hal-hal  negatif  yang dapat berdampak buruk. Apalagi usia remaja merupakan saat-saat labil sehingga masih sering terseret arus. Untuk itu penelitian mengenai bahaya internet bagi remaja penting untuk dilakukan.

 

2. Rumusan Masalah

 

Bagaimana bahaya internet bagi remaja?

 

3. Tujuan Penelitian

 

Dapat menjelaskan bahaya internet bagi remaja

 

BAB II Pembahasan

Bahaya  Internet Bagi Remaja

 

Internet di kalangan remaja saat ini nampaknya sudah menjadi kebutuhan pokok. Akan  tetapi tidak  semua remaja memanfaatkan internet dengan benar. Ada  banyak remaja  yang  cenderung menyalahgunakan  internet  sehingga  berdampak buruk  bagi dirinya dan lingkungannya.

 

Berdasarkan riset yang mendalam, terdapat beberapa bahaya dari penyalahgunaan internet  di  kalangan remaja, yaitu  Perilaku  bullying  melalui  sosial media, mudahnya mengakses  konten pornografi  yang  berakibat  pada perilaku  kejahatan  seksual,  dan maraknya kasus penculikan di kalangan remaja setelah berkenalan melalui sosial media.


BAB III

 

Penutup

 

Kesimpulan

 

Internet memang sangat membantu dalam kehidupan, akan  tetapi ia tetap memiliki kekurangan.  Karena    itu   orang    tua   memiliki   peran    yang   sangat  penting   dalam mengawasi anak-anaknya. Sehingga para  remaja dapat membentengi diri dari  hal-hal negatif dalam penggunaan internet.


BAB III

 

PENUTUP

 

KESIMPULAN

 

Secara keseluruhan cara  penulisan karya  ilmiah yang  baik sudah ditentukan, yaitu sesuai  dengan tata   bahasa (EYD)  dan   tata   tulis  yang  disepakati  oleh  masyarakat akademik. Adapun  yang masuk kedalam penelitian meliputi  masalah penelitian, tujuan, metode, kajian  teori, objek  data variabel  dan  hasil penelitian. Kemudian  cara   cara penulisan karya ilmiah yang baik adalah:

 

     Objektif

 

     Pola berfikir deduktif   induktif

 

     Sistematika

 

Tata  cara  penulisan karya  ilmiah mencakup : penulisan kutipan, catatan kaki, dan daftar pustaka.

 

Adapun bentuk   bentuk  karya ilmiah meliputi :

 

     Karya tulis

 

     Makalah

 

     Skripsi

 

     Tesis

 

     Disertasi

 

     Laporan hasil peneliti

 

SARAN

 

Kami membuat makalah ini untuk   pembelajaran bersama. Kami mengambil dari berbagai sumber, jadi apabila pembaca menemukan kesalahan dan  kekurangan, maka kami  sarankan untuk  mencari referensi yang  lebih baik. Apabila  pembaca merasa ada kekurangan dapat membaca buku yang menjadi referensi secara lengkap


DAFTAR PUSTAKA

 

Chaer, Abdul, 2011,RagamBahasaIlmiah, Jakarta: Rineka Cipta.

 

 

Keraf, Gorys, 2004, Komposisi: SebuahPengantarKemahiranBahasa,Ende: Nusa Indah, Cetakan XIII.

 

Jauhari , Heri.2010.PedomanPenulisanKaryaIlmiah. Bandung:  CV Pustaka Setia

 

 

Sundari, Ida, dkk. 2012. PedomanPenulisanKaryaIlmiah. Jakarta: Sekolah Tinggi

 

Bahasa Asing (STBA LIA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah B. Jawa - Ater Ater

Makalah Akhlak Tasawuf - Nilai nilai islam

MAKALAH Menganalisis Perbedaan Pendapat dalam Madzhab